Selamat datang di dunia saya. Yang penuh keabsurdan, kegalauan, dan tak lupa hal-hal yang menyenangkan! Saya suka matcha, cokelat, dan puisi.
Sabtu, 26 Agustus 2017
Riwayat 2: Untuk yang pernah...
26 Agustus 2017,
Di bawah loteng rumah
==================
Untuk yang pernah patah, berdiamlah
Untuk yang pernah sakit, tegarlah
Untuk yang pernah menyesal, perbaikilah
Untuk yang pernah terpuruk, bangkitlah
Langkah yang dulu tak perlu kau ulangi
Karena air tak pernah mengalir di sungai yang sama
Karena hati juga tak ingin terus disakiti
Relung hatimu itu lelah, sadarkah engkau?
Mari, sama-sama kita tutup masa lalu itu
Untuk kita yang pernah tercebur dalam sebuah hubungan
Hubungan yang tak pernah dilandaskan apa-apa
Yang berimbaskan pada retaknya hati juga matinya kalbu
Mari kita beristirahat di jalan yang telah pasti
Dalam sebuah kediaman kita memperbaiki diri
Untuk tidak jatuh kepada siapa pun sebelum waktunya
Untuk cinta yang hanya bisa dirasa dalam doa
Biarlah hati ini sembuh secara perlahan
Biarlah dada ini melapang pelan-pelan
Akan ada masanya, diri ini menemukan separuhnya
Sebagai penyempurna akhlak juga agama
Air mata ini tak lagi mengalir dalam kesia-siaan
Kaki ini siap melangkah dengan penuh keikhlasan
Arah jalan yang akan mendekatkan kita pada-Nya
Bukan padanya
----------------------------------------------------------------------------
Teruntuk yang selalu menasihati dalam kebenaran
Teruntuk yang selalu menasihati dalam kesabaran
Itsfiyawn
19:14 WIB
pict by: https://id.pinterest.com/pin/652881277202094963/
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar