dimana aku harus bertarung dengan diriku sendiri.
Meneteskan air mata untuk kesekian kali
Tanpa ada yang mengerti apa lagi memahami.
Aku mencoba memahami diriku lebih lebih dan lebih dalam lagi
Tapi yang aku temui hanya kebimbangan dan kebingungan
Paling dalam ada yang namanya ketakutan
Dan paling dalam lagi.... tidak ada apapun.
Malam ini adalah malam yang paling kubenci
Malam paling mendung
Malam paling dingin
Malam paling sendu
Dan malam paling getir
Malam di mana aku menemukanmu sebagai orang asing
Setelah pertempuran panjang melawan ketakutanku sendiri
Setelah merintih kesakitan memegang dada yang terdapat ulu hati
Setelah berjuang melawan sesak yang tak terkira
Sialnya, setelah aku sadar, aku merasa kau yang asing
Aku tidak tahu hasil pertempuran itu siapa yang menang
Aku kah?
Atau ketakutanku kah?
Aku tidak pernah menemukan jawabannya
Inilah sebab, aku membenci diriku
Aku terlalu sukar untuk dipahami
Bahkan oleh diriku sendiri
Tidak ada komentar:
Posting Komentar